"Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya rugilah orang yang mengotorinya".(Surah Asy-Syam:8-10)
saya memahami ayat ini membawa maksud bahawa hati berpotensi kepada 2 perkara, kebaikan dan kejahatan. Bagi para pejuang, hati merupakan sumber kekuatan, keberanian dan semangat. tapi bukan hati itu yang saya maksudkan. Hati pejuang juga tidak lari dari kemaksiatan. Usrah baru-baru ini, sempat mengutarakan soalan kepada naqib, lebih kurang begini bunyinya.. "Ustaz, kita mengaku kita berjuang, zahirnyanya kita beramal, tetapi hati bermaksiat ustaz. Kita suka dengan muslimin ini, muslimat itu. kita melarang orang lain couple, tapi hati cenderung ingin bercouple.Adakah ini yang dimaksudkan Allah dalam surah As Saff( AYAT 2-3) ustaz?"














